اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ

PERINTAH DAN MANFAAT SILATURAHMI

Silaturahmi Malam 1 Muharram 1432H

Silaturahmi Malam 1 Muharram 1432H

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Segala puji bagi Allah SWT, Tuhan seru sekalian alam yang menciptakan segala sesuatu yang dikehendaki~Nya dengan tiada bandingan~Nya serta tandingan~Nya..Allahu Akbar.

Begitu luar biasa terasa silaturahmi yang kita telah laksanakan dalam rangka menyambut Tahun Baru 1432 H, karena telah kita berkumpul menjalankan salah satu perintah Allah SWT dan Rosulullah SAW, berdo’a bersama dengan senantiasa berharap Ridho hanya dari Allah Ajawazalla Dzat satu-satunya yang memiliki hak yang mutlak dan tidak diragukan atas hak-hak~Nya, semoga Allah SWT meng-ijabah permohonan kita…Insya Allah.

“Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan isterinya; dan daripada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” (QS.An-Nisa’: 1)

“Adakah orang yang mengetahui bahwasanya apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itu benar sama dengan orang yang buta? Hanyalah orang-orang yang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran, (yaitu) orang-orang yang memenuhi janji Allah dan tidak merusak perjanjian, dan orang-orang yang menghubungkan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan, dan mereka takut kepada Tuhannya dan takut kepada hisab yang buruk.” (QS.Ar-Ra’du: 19-21)

Rasulullah ditanya oleh seorang sahabat, “Wahai Rasulullah kabarkanlah kepadaku amal yang dapat memasukkan akan ke surga”. Rasulullah menjawab; “Engkau menyembah Allah, jangan menyekutukan-Nya dengan segala sesuatu, engkau dirikan shalat, tunaikan zakat dan engkau menyambung silaturahim“. (HR. Bukhari).

Dan yang terakhir, Rasulullah pernah berkata pada sahabat Abu Bakar ash-Shiddiq r.a bahwa tiga perkara berikut ini benar adanya. Pertama, barangsiapa yang dizalimi kemudian ia memaafkan, maka kemuliannya akan bertambah. Kedua, barang siapa yang meminta-minta untuk meningkatkan hartanya, maka hartanya akan berkurang. Ketiga, barangsiapa yang membuka pintu pemberian dan silaturahim, maka hartanya kan bertambah.

Silaturahmi begitu penting kita lakukan karena di dalam silaturahmi terkandung 10 makna & manfaat, yaitu :

1. Mendapatkan ridho Allah SWT.

2. Membuat orang yang dikunjungi berbahagia. Hal ini amat sesuai dengan sabda Rasulullah SAW, “Amal yang paling utama adalah membuat seseorang berbahagia.”

3. Menyenangkan malaikat, karena malaikat juga sangat senang bersilaturahmi.

4. Disenangi oleh manusia.

5. Membuat iblis dan setan marah.

6. Memanjangkan usia.

7. Menambah banyak dan berkah rejekinya.

8. Membuat senang orang yang telah wafat. Sebenarnya mereka itu tahu keadaan kita yang masih hidup, namun mereka tidak dapat berbuat apa-apa. Mereka merasa bahagia jika keluarga yang ditinggalkannya tetap menjalin hubungan baik.

9. Memupuk rasa cinta kasih terhadap sesama, meningkatkan rasa kebersamaan dan rasa kekeluargaan, mempererat dan memperkuat tali persaudaraan dan persahabatan.

10. Menambah pahala setelah kematiannya, karena kebaikannya (dalam hal ini, suka bersilaturahmi) akan selalu dikenang sehingga membuat orang lain selalu mendoakannya.

Saudara-saudaraku marilah kita kekalkan silaturahmi dalam kebaikan, semoga kita tidak menjadi orang-orang yang merugi. Insya Allah.

Billahittaufik wal hidayah Wassalamu’alaikum Wr.Wb

A .Jimmy Maulani, SE

3 responses

  1. m. azhar suprihatin

    Ass.Wr.Wb
    Rekan-rekam mungkin bermanfaat;
    Semoga selahturahmi yang kita lakukan bukan sekedar kumpul tetapi ada yang kita maknai seperti kata /menurut Imam Zainul Abidin, ra
    “Janganlah duduk bersama lima jenis manusia. Jangan berbicara kepada mereka, bahkan jangan berjalan bersama mereka, meskipun tidak disengaja.

    Pertama : Orang Fasik. Karena ia akan menjualmu hanya untuk sesuap makanan.
    Kedua : Orang Bakhil. Karena ia akan memutuskan hubungan di saat kita kita
    memerlukan.
    Ketiga : Pembohong. Karena ia akan menipumu. Karena ia akan senantiasa
    menipumu.
    Keempat : Orang Bodoh. Karena ia berkeinginan memberikan manfaat bagimu, namun
    karena kebodohannya, ia jutru merugikanmu.
    Kelima : Orang yang memutuskan tali silaturahmi. Karenanya, janganlah berdekatan
    dengannya.
    Memutus tali silaturahmi adalah sesuatu yang dilarang oleh agama Islam.

    Billahittaufik wal hidayah Wassalamu’alaikum Wr.Wb
    Muhammad Azhar Suprihatin

    Desember 18, 2010 pukul 07:00

  2. muhammad deden

    Assalaamu”alaikum wr wb, izin mengcopy potongan ayat nya ya… trma ksh

    Maret 9, 2013 pukul 14:57

    • wa’alaikum salaam, dengan senang hati, alhamdulillahirobbil ‘alamiin.

      Maret 13, 2013 pukul 01:14

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s